Sekitar 64.000 peserta mengikuti tes calon penerimaan pegawai negeri sipil (CPNS) untuk merebutkan 3.925 kursi di wilayah Lampung. Tes yang dilakukan serentak di provinsi dan seluruh kabupaten/kota itu berlangsung pada Minggu (30/11) sejak pukul 08.30 dengan memanfaatkan ruang sejumlah sekolah.
Selain guru sekolah tersebut yang dilibatkan, sejumlah aparat keamanan pun berjaga di sekitar lokasi tes guna memberikan kenyamanan para peserta. Sementara itu, dari 3.925 formasi yang dikeluarkan Menpan tersebut, untuk Pemprov Lampung sebanyak 134 orang, Pemkot Bandarlampung (344), Pemkot Metro (205), Pemkab Lampung Barat (333), dan Pemkab Lampung Selatan (366).
Selanjutnya, Pemkab Lampung Utara 333 orang, Pemkab Lampung Tengah (333), Pemkab Lampung Timur (382), Pemkab Tulang Bawang (407), Pemkab Tanggamus (300), Pemkab Pesawaran (423), dan Pemkab Way Kanan (365).
Menurut petugas dari Kantor Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Regional V (Lampung, DKI Jakarta, dan Kalimantan Barat), setelah berkas jawaban dikumpulkan secepatnya dibawa ke Universitas Indonesia sebagai pihak yang membuat dan mengoreksi hasil pes pelamar tersebut.
Sejumlah peserta mengharapkan tes tersebut hasil murni, karena mereka mensyinyalir adanya permainan pihak-pihak tertentu agar diloloskan. Seorang peserta yang enggan disebutkan identitasnya mengatakan, informasi yang beredar kalau ingin lulus dan diterima menjadi CPNS harus menyediakan ratusan juta rupiah, tetapi ketika ditanya jalurnya lewat siapa, ia pun tidak bisa menyebutkan.
Sehari sebelum tes, pihak panitia dengan pengawasan dari BKN serta aparat kepolisian mendistribusikan soal tes CPNS yang dicetak di CV Ganesja Baru, di Jalan Sultan Haji, Kedaton, Bandarlampung. Semua soal untuk kabupaten/kota langsung didistribusikan, kecuali untuk formasi di Pemprov Lampung, soal tetap dititipkan di percetakan tersebut dan diambil langsung pada hari ini.
“Selain keamanan, juga untuk mengefektifkan biaya dan waktu sehingga kemarin soal kami titipkan di percetakan,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Lampung M Sobri.
Kompas, 30 November 2008
Mau dikirimi info lowongan CPNS langsung ke Email kamu? Klik Di Sini!
3 Responses
herman
September 28th, 2009 at 2:50 pm
1tlg kirim berita ttg cpns,
Thanks
aryantz
October 6th, 2009 at 12:53 pm
2tlonk ksh tau info tntng pndftran cpns.
mkch.
uut
October 12th, 2009 at 12:51 pm
3saya warga asli lampung tepatnya di daerah GISTING ,talang padang kab TANGGAMUS ,
saya sekarang tinggal di MEDAN sekitar 5 tahun ini saya telah melihat banyak sekali kecurangan kecurangan yang dilakukan para pejabat
dan pegawai pemerintah ( PNS) yang tidak konsisten terhadap pekerjaanya ,tapi kenapa banyak oarang yang masih berlomba lomba untuk menjadi Pegawai pemerintsh tersebut.
yang mau saya pertanyakan apakah dikota medan yang sbesar ini tidak ada pengawasan dari pihak terkait tentang kinerja para pegawai pemerintahan tersebut.Saya melihat mereka rentan dengan praktek KKN yang sepertinya sudah menjadi adat warga MEDAN
mereka sering bolos dan semua kegiatan selalu berbau dengan uang .
Tidak hanya itu saja yang lebih parah lagi yang mengaku mereka sebagai para penegak hukum.kenapa mereka selalu bermain-main dengan api,mereka berkedok sebagai polisi atau para penegak hukum tapi mereka seperti preman yang mencari rezeki di jalanan.
segala kebusukan kebusukan yang terjadi di kota medan sepertinya sudah mendarah daging dan akan sulit dihilangkan karena faktor budaya dan kebiasaan warganya.
saya harapkan agar para pembesar negara agar segera membenahi aturan main para birokasi sebelum negara ini akan tambah terpuruk.
saya suka dengan rezim sukarno yang membatasi ruang lingkup warga keturunan yang 90 % menguasai dan memiliki secara syah tanah dan ekonomi warga pribumi , para pejabat seolah buta akan hal ini yang terlihat miris sekali para warga pribumi yang susah atau hampir tidak ada di pusat perekonomian/jantung kota medan ,
saya himbau agar pemerintah lebih serius menangani masalah kependudukan dan para imigran yang terjadi pada para warga keturunan
jika kita ingat pesan bung karno:sesungguhnya mereka adalah penjajah dan yang bisa membesarkan bangsa adalah kita para anak bangsa bukan para pendatang yang mengaku sebagai pelaku akonomi sejati
saya harapkan pada tulisan saya ini agar pemerintah lampung dapat lebih bersikap arif masalah para aparatur negara dan kependudukan
saya bangga yang sampai sekarang lampung menjadi salah satu pemerintahan yang bersih dari busuknya tikus tikus disampah.ets
RSS feed for comments on this post · TrackBack URI
Mohon untuk tidak menuliskan lamaran pekerjaan dan memberikan data pribadi di dalam komentar. Segala bentuk isi komentar adalah tanggung jawab penulis komentar. Pemilik website tidak bertanggung jawab apabila terjadi penyalahgunaan isi dan informasi komentar. Terimakasih
Leave a reply
CPNS Terbaru
Langganan Info CPNS
Kategori Lowongan
Informasi CPNS